Selasa, 13 Desember 2011

D. PENGIDENTIFIKASIAN ASAM, BASA, DAN GARAM

D. Pengidentifikasian Asam, Basa, dan Garam

Asam, Basa, dan Garam dapat di identifikasi dengan menggunakan berbagai cara. Berikut adalah tabel yang menunjukkan warna identifikasi dalam larutan yang bersifat asam, basa, dan garam :
No.
Indikator
Larutan Masam
Larutan Basa
Larutan Netral
1.
Lakmus Merah
(LM)
Merah
Biru
Merah
2.
Lakmus Biru
(LB)
Merah
Biru
Biru
3.
Metil Merah
(MM)
Merah
Kuning
Kuning
4.
Metil Jingga
(MO)
Merah
Kuning
Kuning
5.
Fenolfatin
(PP)
Tidak
Berwarna
Merah
Tidak berwarna

Lakmus adalah sejenis zat yang diperoleh dari jenis lumut kerak. Alasan menggunakan lakmus sebagai indikator asam basa sebab lakmus memiliki beberapa keuntungan yaitu :
1. Lakmus dapat berubah warna dengan cepat saat bereaksi dengan asam maupun basa.
2.  Lakmus sukar bereaksi dengan oksigen dalam udara sehingga dapat bertahan lama.
  3.  Lakmus mudah diserap oleh kertas, sehingga digunakan dalam bentuk lakmus kertas.

Selain indikator buatan ada pula indikator alami yang digunakan contohnya : bunga sepatu, kunyit, kulit manggis, kubis ungu atau jenis bunga-bungaan yang berwarna. Ekstrak bahan-bahan tersebut dapat memberikan warna yang berbeda dalam larutan asam adan basa. Contohnya dengan menggunakan ekstrak kubis ungu dalam larutan asam, basa, dan garam sebagai indikator alami.


No.
Sifat Larutan
Warna Indikator
1.
Asam kuat
Merah tua
2.
Asam menengah
Merah
3.
Asam lemah
Merah keunguan
4.
Netral
Ungu
5.
Basa lemah
Biru kehijauan
6.
Basa menengah
Hijau
7.
Basa kuat
Kuning

0 komentar:

Posting Komentar